bagaimana sejarah bawang putih?
Sep 02, 2024
Bawang putih, nama ilmiahnya Allium sativum L., merupakan tanaman asli Asia Tengah dan kawasan Mediterania, dan budidayanya sudah ada sejak Mesir kuno pada 3000 SM. Bawang putih banyak dibudidayakan dan digunakan di seluruh dunia karena rasa pedasnya yang unik dan beragam khasiat obat. Di Tiongkok, bawang putih memiliki sejarah panjang dalam budidaya dan konsumsi. Ini pertama kali diperkenalkan oleh Zhang Qian ketika dia pergi ke Wilayah Barat pada Dinasti Han, dan telah menjadi salah satu tanaman penting di Tiongkok.
Pengenalan dan budidaya bawang putih
Budidaya bawang putih di Tiongkok dapat ditelusuri kembali ke Dinasti Han, ketika Zhang Qian membawanya kembali ke Dataran Tengah setelah misinya ke Wilayah Barat. "Sejarah Museum Alam" mencatat: "Zhang Qian kembali ke wilayah Barat, bawang putih." Seiring berjalannya waktu, teknologi penanaman bawang putih di Tiongkok berangsur-angsur matang. Teknologi budidaya bawang putih tercatat secara rinci pada Qi Min Yao Shu pada Dinasti Wei Utara, termasuk metode penanaman, pengelolaan lahan, panen dan penyimpanan. Pada Dinasti Tang dan Song, teknologi penanaman bawang putih dikembangkan dan dipopulerkan lebih lanjut, seperti "Sishizuao" dan "Erya Yi" dan buku-buku kuno lainnya memiliki catatan tentang penanaman bawang putih.
Penggunaan bawang putih yang dapat dimakan dan sebagai obat
Bawang putih tidak hanya merupakan bumbu penting, tetapi juga memiliki banyak khasiat obat. Pada zaman dahulu, bawang putih digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, seperti "Ringkasan Materia Medica" mencatat bahwa bawang putih memiliki "penghangat, pilek, detoksifikasi, insektisida, antibakteri" dan efek lainnya. Penelitian ilmiah modern juga telah mengkonfirmasi bahwa berbagai sulfida yang terkandung dalam bawang putih memiliki efek antibakteri, antivirus, antitumor, dan penurun lipid.
Pengolahan mendalam dan industrialisasi bawang putih
Dengan meningkatnya permintaan pasar, teknologi pengolahan bawang putih dalam juga terus berkembang. Produk pengolahan dalam, seperti minyak atsiri bawang putih, polisakarida bawang putih, minuman kesehatan penghilang bau allicin dan bawang putih hitam, tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi bawang putih, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar yang terdiversifikasi. Tiongkok adalah produsen dan eksportir bawang putih terbesar di dunia, dan perkembangan industri bawang putih sangat penting bagi perekonomian pedesaan dan pendapatan petani.
Status ekspor bawang putih
Ekspor bawang putih tahunan Tiongkok melebihi 1,5 juta ton, diekspor ke lebih dari 140 negara dan wilayah. Pada November 2023, total ekspor bawang putih Tiongkok sebanyak 256.600 ton atau meningkat 10,02%. Pasar ekspor utama meliputi Asia Tenggara, Amerika, Timur Tengah, Uni Eropa dan Jepang. Daya saing ekspor bawang putih Tiongkok yang kuat mempunyai dampak penting terhadap pasar bawang putih global.
Singkatnya, bawang putih memiliki sejarah panjang dalam penanaman dan pemanfaatan di Tiongkok. Dari awal penanaman hingga industrialisasi dan pengolahan mendalam saat ini, industri bawang putih telah berkembang menjadi bagian penting dari pertanian Tiongkok dan menempati posisi penting di pasar global. Diversifikasi pemanfaatan bawang putih tidak hanya memperkaya budaya pangan masyarakat, namun juga membawa manfaat ekonomi bagi petani.






