Bagaimana cara menanam bawang putih?

Aug 21, 2024

Persiapan lahan:

Pilih tanah yang dapat bernapas dan memiliki drainase yang baik, tanamlah sedalam 20-25 cm, gunakan 6000kg pupuk organik berkualitas tinggi yang telah membusuk atau 4000kg kotoran ayam yang telah membusuk, dan campurkan 50kg amonium fosfat, 35-40kg kalium sulfat dan 1-1,5kg seng sulfat.
Meratakan lahan dengan membuat punggungan, lebar 160cm, panjang sekitar 6-10m.
Pemilihan Benih:

Pilih umbi bawang putih yang sehat dan bebas penyakit, lalu letakkan di lingkungan yang hangat dan lembap untuk mendorong perkecambahan.
Pilih siung bawang putih yang tidak cacat, penuh, dan besar sebagai bola benih.
Tanaman:

Menabur di musim gugur atau musim semi. Wilayah utara cocok untuk penanaman musim gugur, karena memungkinkan bawang putih bertahan lebih baik di musim dingin; Tidak ada musim dingin di selatan, jadi Anda sebaiknya menanam di awal musim semi.
Saat menanam, setiap titik tanam harus memiliki 2 hingga 3 siung bawang putih, jarak antara keduanya harus sekitar 20 cm, dan kedalamannya harus dijaga sekitar 2 hingga 3 cm.
Tutupi benih dengan lapisan abu.
Penyiraman dan pemupukan:

Setelah bawang putih ditanam, sirami tanah agar tetap lembab.
Bila bibit sudah tumbuh 3 helai daun, seluruh tanaman disemprot 20 mg 1 kg giberelin.
Pengelolaan:

Tanah harus tetap lembab setelah musim semi. Irigasi harus digunakan untuk mengisi kembali air untuk mencegah kekeringan tanah yang berlebihan. Selama pemanjangan batang dan tahap umbi, sering-seringlah menyiram untuk menghindari pertumbuhan tanaman yang lambat.
Berdasarkan pemberian pupuk kaki dan penyiraman air kaki, tahap awal umumnya tidak lagi disiram dan dipupuk, dan pengelolaan air dan pupuk yang tepat dilakukan pada saat bibit bawang putih tumbuh sekitar 15 cm.
Melalui langkah dan metode di atas, bawang putih dapat ditanam secara efektif dan menjamin pertumbuhannya yang sehat serta hasil yang tinggi dan panen yang berkualitas.

Anda Mungkin Juga Menyukai